Tuesday, November 29, 2011

#128 M2L Men 2 Love


Title : M2L Men 2 Love
Author : Andrei Aksana ( find him on twitter : @AndreiAksana )
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 272 hal
Tahun terbit : 2008
Sinopsis : M2L - Men 2 Love
My review :
Sejak putus lima tahun yang lalu dengan pacarnya, Abel merasa kesepian. Abel bukanlah wanita yang jelek atau kampungan. Sebaliknya dia sangat modis dan cantik. Namun itu tak lantas membuatnya gampang berpacaran dengan orang lain. Hanya saja dia merasa dia terlalu perfect sehingga menginginkan pendamping yang sempurna pula.

Ketika bertemu dengan Recko, lelaki yang ingin dikenalkan padanya lewat sahabatnya Helen, Abel pun langsung menolak mentah-mentah. Bagaimana tidak, Recko berperawakan tinggi, tapi dia gemuk, bukan hanya itu, dia juga memakai kacamata super besar seolah dia baru saja berkenalan dengan seorang kutu buku. 


Recko kerap menelepon dan mengsms Abel tapi tak satu pun pesan dan telepon darinya mendapat balasan dari Abel. Abel malah sangat risih dengan sms-sms dan telp-telp yang tak berkesudahan dari Recko yang bagi Abel ia sangat mirip seorang psikopat yang ingin memiliki Abel dengan cara-cara ekstrim.


Well don't judge a book by its cover. Siapa yang menyangka ketika mereka bertemu untuk kedua kalinya, penampilan Recko malah berubah total. Dia bukan hanya tidak gemuk lagi tapi juga SIXPACKS! Abel yang terpana buru-buru menunjukkan minatnya terhadap Recko. Recko memakluminya dan bukannya menjauh dari Abel, *karena jelas-jelas Abel yang tadinya seolah menganggap Recko sebagai wabah yang harus dihindari sekarang menjadi begitu baik, perhatian dan malah terlalu perhatian! hmpfh

Mereka pun berpacaran dan Abel setiap harinya senantiasa berdandan pol-polan untuk terlihat sempurna ketika bertemu dengan Recko. Mungkin Abel harus membeli compact powder yang baru setiap minggunya karena kerjaannya setiap hari, setiap jam dan setiap waktu adalah mendempul wajahnya hingga terasa cantik baginya.

Recko bisa menemaninya kemana saja kecuali hari Jumat. Karena itu jadwalnya untuk memberikan gaji pada karyawan-karyawannya. Abel merengek-rengek meminta agar Recko mengganti kegiatannya hari jumat menjadi hari lain. Recko yang tidak egois pun memilih untuk tetap pada prinsipnya. Abel sebal, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Minggu-minggu pertama dia masih bisa menerima jika tidak ditemani Recko di hari jumat, tapi lama-lama dia tak tahan karena harus sendiri di malam jumat padahal seluruh karyawannya sangat menikmati hari tsb bersama para kekasih mereka.

Disaat itulah dia bertemu dengan Billian, lelaki yang bisa menemaninya di malam jumat. Tapi tak bisa menemaninya pada hari sabtu dan minggu karena harus kerja. Abel feels like hit a jackpot! Gimana enggak? Recko bisa menemaninya kemana saja yang ia mau kecuali pada hari jumat. Sementara Billian bisa menemaninya pada malam jumat kelabunya, menggantikan posisi Recko untuk sementara.

Awalnya Abel hanya ingin menghabiskan waktu dengan Billian pada malam jumat. Tapi lama kelamaan frekuensi pertemuan mereka pun bertambah dan Abel semakin bertambah banyak pula menciptakan kebohongan-kebohongan kepada kedua pria tsb.

Can she hide the lies forever? Who's gonna be her last man? and will she get her karma? 



Sejujurnya membaca buku ini sangat melibatkan emosi saya. Bagaimana tidak jika kita dihadapkan dengan Abel yang so Drama Queen, Abel yang cemburuan, Abel yang suka pamer, Abel suka berburuk sangka terhadap orang lain,dsb. Yang saya tangkap adalah, Abel adalah wanita kesepian yang haus akan kasih sayang dari orang lain tapi tak tahu bagaimana cara yang benar untuk mendapatkann kasih sayang tsb sehingga Abel menjadi kurang bisa menghargai hidupnya. Berkat keberuntungan dan kerja kerasnya dia menduduki jabatan penting di kantornya, memiliki rumah dan mobil sendiri, tapi dia tidak memiliki pendamping. Seolah Tuhan mendengar doanya, Recko pun hadir dalam kehidupannya. Tapi seakan tak cukup hanya memiliki satu, hatinya pun mendua.

Walau sangat enggak respek dengan sikap dan perbuatan Abel selaku tokoh utama, tapi saya tetap salut dengan tulisan Andrei Aksana yang mampu mengaduk-ngaduk emosi saya. Setiap kali membaca buku ini, mau tidak mau saya jadi reflek mengkritik setiap perbuatan Abel . Sangat burukkah perbuatan dia? Tergantung yang baca :) Tapi Tuhan Maha Adil, tentu saja dia tidak ingin melihat umatnya,Abel layaknya domba yang kehilangan arah, maka Dia pun membimbing dombanya kedalam kandang dan menjaganya agar dia tidak terpisah dari para kawanan domba lainnya lagi.

Sunday, November 27, 2011

#127 Hearts Aflame


Status : Read on November 27th 2011.
Title and Author : Hearts Aflame ( Bara Asmara) - Johanna Lindsey
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2011
Tebal : 512 hal.
Sinopsis : Hearts Aflame
My review :
Kristen Haardrad adalah anak perempuan satu-satunya dari pasangan Brenna dan Garrick Haardrad. Tidak seperti wanita pada umumnya, Kristen lahir dengan tinggi diatas rata-rata. Tapi dia tak pernah merasa canggung karena ayah dan saudara-saudara lelakinya jauh lebih tinggi darinya. Walau dia tergolong wanita yang sangat tinggi, itu tak lantas membuat laki-laki selain keluarganya mengabaikannya. Sebaliknya, mereka semua berbondong-bondong mengejar dan melamarnya.

Tapi tak satupun dari laki-laki tsb yang membuatnya jatuh cinta. Ia pun diam-diam mengikuti kapal dagang milik Garrick ayahnya yang dikomando kakaknya,Selig dengan harapan bahwa dengan sedikit berpetualang dia akan menemukan orang yang ia cintai. Tapi bukannya mendapatkan suami, dia dan seluruh Vikings yang ikut berlayar malah menjadi budak Saxon. Awalnya dia berpikir bahwa Selig hanya akan pergi berdagang, tapi mereka malah berlayar jauh ke arah selatan demi merampaskan harta biara Saxon.

Nasib naas, walau mereka seperti raksasa jika dibanding dengan penduduk Saxon, tapi mereka tidak mengira bahwa ada yang melihat kedatangan mereka, alhasil sebagian dari mereka dibunuh dan sisanya dijadikan budak. Kristen dengan berani melawan salah satu Lord Saxon yang membunuh Selig kakaknya, tapi sayang ia  terlanjur dipukul pingsan sebelum bisa melakukan perlawanan lebih jauh lagi. Sebelum ia pingsan, dia sempat membuat Lord Saxon, Alden terluka parah.

Beberapa saat mereka berada didalam penjara, kelaparan dan terluka. Tapi Royce, Lord Saxon lainnya yang merupakan sepupu Alden mempunyai rencana yang lebih baik. Ia membiarkan mereka hidup dan mendapatkan makanan dengan syarat mereka akan membantunya membangun tembok-tembok pertahanan jikalau suatu saat musuh mereka dari Denmark datang menyerang.

Kristen yang memang dari awal menyamar sebagai laki-laki untuk mengecoh penglihatan kakak dan sepupu-sepupunya pun tetap mempertahankan posisinya sebagai laki-laki. Jika terbukti dia adalah perempuan satu-satunya diantara para Viking maka resikonya adalah dia akan diperkosa bergilir oleh penduduk Saxon. Menjadi budak kedengarannya jauh baik daripada harus jadi pelacur disana.

Tapi tidak ada kebohongan yang bisa ditutupi terlalu lama, kenyataan bahwa dia adalah seorang perempuan membuat Royce terheran-heran sekaligus jijik padanya. Dia mengira Kristen adalah pelacur Viking dan lantas memakaikan rantai di pergelangan tangan dan kakinya. Royce yang sejak awal membenci Kristen pun tak bisa membohongi bahwa dia menyukai wanita itu. Well, lelaki mana yang tidak akan menyukai wanita yang bermata indah dan berparas cantik? Terlebih kepribadian Kristen yang keras kepala, pemberani, dan terus terang dengan perasaannya membuat Royce yang tadinya membencinya , lama kelamaan pun menjadi suka padanya dan bahkan cenderung posesif padanya. HA! :D

Yang paling kusukai dari Royce adalah bagaimana dia sangat khawatir jika suatu saat Kristen akan pergi dari sisinya dan kabur pulang bersama para tahanan. Jadi dia tetap memasang rantai itu walau sebenarnya Kristen pun tak ingin jauh-jauh dari dirinya.Saya pribadi sangat menyukai laki-laki yang takut kehilangan pasangannya. Itu tandanya dia sayang, dia cinta, dia takut kehilangan, dan otomatis itu membuatnya benar-benar menjaga apa yang menjadi miliknya. \mm/ 

Ini adalah buku seri Viking #2 , jujur saya belum membaca buku yang pertama. Saya memutuskan untuk membaca buku ini terlebih dahulu setelah direkomen teman bahwa buku yang kedua ini lebih bagus dari yang pertama. Well, saya belum bisa memastikan kebenarannya, tapi setelah selesai membaca Hearts Aflame ini saya sungguh ingin membaca semua seri Viking  o^~^o
Untuk cerita yang begitu menyenangkan untuk dibaca dan bahkan membuat saya memutuskan untuk bersikap sedikit lebih longgar terhadap jam tidur malam saya, buku ini saya beri bintang *****.


#126 Deadly Cool


Status : Read on November 27th 2011
Title : Deadly Cool
Author : Gemma Halliday
Series : Deadly Cool #1 , Social Suicide ( Deadly Cool #2)
Total Pages : 320 pages  (paperback)
Edition language : English
Published year : 2011 ( October 11st)
Publisher : HarperTeen
Synopsis : Deadly Cool
My review :
Hartley Grace Featherstone has a perfect life. BFF? , good grades? gorgeous boyfriend? She has it all.
However, it doesn't seem like you gonna have a perfect life like forever,and so does Hartley's. Her fortune seems not following her anymore. Heard an issue her boyfriend was cheating on her with Courtney made Hartley pissed off, yet she didn't believe the rumor since Courtney has signed as a member of Chastity club and there's no way her boyfriend wanna go with another girl besides Hartley. But well, it's hard to ignore the rumor when most people at your school were talking about it. 


Hartley tried to contact Josh for many times but got a zero response. So, she and Sam,her bff went to his house. Surprisingly, they found a dead body. It's Courtney's. Who killed her? Is that Josh? But why?


Soon, after the police came and asked them a few questions, Josh became the prime suspect in this case. But he can't be found anywhere. Where is he? Is he hiding on something? 


Well, after that horrible incident, Hartley and Sam met up with Josh's neighbour Chase, the member of the Herbert Hoover High Homepage, the school's online newspaper. Some informations were given after they made a deal. The deal is Chase will help them to find the killer and he and the Homepage will get the exclusive story in return. 


The way the author wrote his appearance, i think he's not bad at all. In fact, this Chase boy is kinda hot. LOL. and i'm not the only one who feel it, Hartley also feel the same thing. HA!. They suspect many persons who dislike Courtney but found no one who seems to have the urge to kill her and framed Josh. During their investigation, another dead body was found and it freaked them out. and again, Hartley has to be the one who found the body. Will she find the real killer without harming herself?

I love how Hartley is so honest to herself, to her feelings toward her to Josh and Chase. well, I just love people who respect themselves, after all.
The truth was, I'd lied to a lot of people in the past week. As much as I'd been pissed at Josh for lying to me, I'd turned around become what I'd hated him for. Granted, I hadn't professed my undying love to Chase, then gotten naked with some guy behind his back. 
"But as much as he'd been my first love, he'd also been the first guy to ever cheat on me. And if I'd learned anything from my near-barbecuing experience, it was that life was way too short to spend with someone who didn't respect me."
This is my first time to read Gemma's book and I gotta say this book is awesome! While some author seemed to be more interested in romance or fantasy genre, Gemma tried a different way of choosing the genre. and I love it. Soon after I read the first page, I was so into it and can't help but continue to read until midnight. I think this book deserve a high rating so I gave it 5stars. I love everything about this book. Gorgeous cover, the storyline, the chemistry between Hartley and Sam and Hartley and Chase and I love the funny thing about Sam's brother's car. LOL you will find out what's so funny about his car soon after you read the book. 


I highly recommend this book to everyone. It's a very light fun read and you won't get bored even just for a second. Because all you want to do is to read page after page to know who the real killer is and Hartley, Chase and Sam with her brother's car (lol) will help you to find it. :)

Friday, November 25, 2011

#125 Hex Hall



Status : Read on 25th November 2011
Title : Hex Hall
Author : Rachel Hawkins
Sinopsis : Hex Hall
Penerbit : Ufuk
Tahun Terbit : 2011
Tebal : 420 hal.
Penerjemah : Dina Begum
My rating :   5 of 5 stars 
My review : 
Sophie Mercer adalah seorang penyihir remaja yang terkadang suka iseng melakukan “sedikit” sihir kepada teman-temannya. Niatnya tentu saja baik, tapi sihirnya terlalu kuat untuk anak seusianya dan untuk alasan tersebut, ia dan ibunya harus sering berpindah-pindah kota dan tempat tinggal. Ia tak pernah bisa benar-benar berteman dengan siapapun di sekolahnya karena hal tersebut. Walau Sophie adalah seorang penyihir. Tapi tidak dengan ibunya, ibunya hanyalah seorang manusia biasa. Namun, ayahnya adalah seorang warlock ( sebutan untuk penyihir laki-laki). 

Setelah insiden mantra Sophie yang mengakibatkan kerusakan di berbagai tempat di malam pesta dansa di sekolahnya, ibunya memutuskan untuk memindahkan Sophie ke Hecate Hall ( Hex Hall), sekolah khusus bagi orang-orang yang memiliki kekuatan seperti Sophie dan ayahnya, mereka disebut Prodigium. Tidak hanya penyihir yang bersekolah di tempat tersebut, tapi juga peri, vampir, warlock, dan shapeshifter.

Bersekolah di tempat para penyihir berada membuat Sophie sedikit lega karena ia tidak harus lagi bersusah payah menyembunyikan kekuatannya. Namun bersekolah dengan para penyihir adalah satu hal, tapi tidur sekamar dengan seorang vampir adalah lain hal. Tapi siapa sangka dia bisa berteman bahkan bersahabat dengan vampir yang bernama Jenna itu?

Kurasa bisa diibaratkan dengan kehidupan bersosialisasi kita, walau sebagian dari kita adalah pemakan daging dan sebagian lainnya adalah pemakan sayur-sayuran (vegetarian) tapi toh kita semua tetap berbaur dan menjalin pertemanan. J

Tapi dalam cerita ini, tidak semua orang bisa menerima Jenna si vampir, well, setidaknya itulah yang dirasakan Elodie dan kedua sahabatnya. Elodie dan gangnya adalah penyihir wanita yang cantik dan menawan, sayangnya hati mereka tidak secantik wajahnya. Yang lebih disayangkan lagi adalah lelaki yang disukai Sophie, Archer, adalah pacar Elodie.

Selain Archer yang walau berpacaran dengan Elodie tanpa diam-diam sering memperhatikan Sophie, ada juga pengawas lahan Hex Hall bernama Cal, yang bisa menyembuhkan seseorang dengan hanya menyentuh tangannya. Aku sedikit curiga kalau Cal punya rasa untuk Sophie. But let’s see dibuku keduanya mereka bakal gimana.

“Waktu aku diluluskan dari Hecate tahun lalu, aku menawarkan jasaku ke Dewan. Mereka memutuskan bahwa bakat-bakatku lebih berguna di sini, melindungi harta mereka yang paling berharga. Kau.”

Awalnya kehidupan Sophie disekolah barunya aman-aman saja, walau dia harus menerima beberapa hukuman dari gurunya. Tapi kemudian satu persatu murid Hex Hall nyaris meninggal karena kehabisan darah dan Jenna-lah yang dituduh atas kecelakaan tersebut. Karena sebelum kedatangan Sophie ke Hex Hall, ada seorang murid yang meninggal dengan bekas luka gigitan dilehernya. Celakanya, wanita tersebut adalah teman sekamar Jenna.

Tidak ada yang bisa membuktikan itu perbuatan Jenna, namun tidak ada juga yang mempunyai cukup bukti bahwa Jenna tidak melakukannya. Sophie berusaha membela sahabatnya, tapi kata-kata tanpa bukti hanya dianggap omong kosong belaka.

Keadaan bertambah buruk ketika Sophie menyadari kemungkinan bahwa kelompok L’Occhio di Dio mungkin saja telah menerobos masuk pertahanan sihir kepala sekolah Hex Hall. L’Occhio di Dio adalah kelompok yang memburu kaum Prodigium (penyihir, peri, warlock, shapeshifters dan vampir), tapi siapakah yang mungkin menjadi Mata (sebutan untuk anggota L’Occhio di Dio) di sekolah mereka? Siapa yang harus Sophie waspadai?  

Saya pribadi suka sekali dengan tema buku fiksi seperti ini, usia remaja yang bersekolah di sekolah tempat kumpulan anak-anak yang memiliki kekuatan supranatural berkumpul. Seperti Harry Potter, Vampire Academy, Oh.My.Gods , Strange Angels series,etc

Wednesday, November 23, 2011

Ibuku Malaikatku (Kontes Cerita Ibu Tercinta {Please Look After Mom} -Gramedia)

Ibu Dimataku~~~

Saya memanggil ibuku dengan sebutan mama. Beliau bukan hanya sosok ibu yang sangat baik buat saya tapi juga sudah saya anggap sebagai teman,sahabat, BBF, dan tempat saya menumpahkan segala isi hati.

Saya adalah anak bungsu dari tiga bersaudari. Dengar-dengar dari cerita mama, ketika saya masih dikandungan, saya paling sering menendang-nendang perut mama, dan ketika mau melahirkan pun saya pula yang paling susah keluarnya hehehe katanya si itu tandanya saya bandel banget. 

Ngomong-ngomong soal curhat, Sejujurnya sewaktu kecil saya tidak pernah mencurahkan isi hatiku kepada mama atau siapapun. Setiap kali ada masalah saya hanya memendam sendiri dan tidak pernah mengutarakannya kepada siapapun.  Bukannya tidak mau, tapi saya tidak tahu harus berbicara kepada siapa, siapa yang bisa saya percaya untuk hanya mendengar tapi tidak men-judge, dan mendengar tapi tidak lantas menyebarkan cerita saya kepada orang lain.

Namun, suatu saat saya pulang sekolah dengan wajah lusuh dan hanya diam seribu kata walau mama sedang mengajak saya berbicara. Saya pun pergi ke kamar mama dan menangis sejadi-jadinya. Namanya ibu, pasti naluri keibuannya kuat banget terhadap anak-anaknya. Mama pun mendatangiku dan bertanya. Tapi aku tetap diam saja. Lalu mama berkata kepadaku,
”Mary, kalau punya masalah itu jangan dipendam. Coba cerita ke mama, kasitahu mama masalahmu, mungkin mama bisa membantumu, jika tidak, setidaknya mama bisa memberimu nasehat dan kau tidak sendirian.” 

Saya langsung berhenti menangis dan memeluk mama. Sejak saat itu, walaupun masih terasa sangat susah untuk berbagi ke cerita ke mama, saya tetap mencoba. Walau ceritanya harus sepatah-patah seperti layaknya orang yang gugup ketika berpidato, saya pun bercerita ke mama. Sejak saat itu, saya sangat dekat dengan mama. Layaknya anak yang haus akan kasih sayang seorang ibu, hal-hal sepele pun tak luput kuceritakan ke mama. Dan hingga saat ini, mama adalah tempatku berbagi semuanya.

Tahun 2009 kemarin, kejadian yang mungkin takkan pernah mama dan saya lupakan. Mama diberi cobaan oleh Tuhan. Tanpa alasan yang jelas mama jadi sering mimisan dan tidak sedikit darah yang keluar dari hidung beliau. Awalnya kita hanya menganggap itu mimisan biasa. Maka mama pun mengompres hidungnya dengan air es ( dengar-dengar si bisa mengurangi darah yang keluar), saya masih ingat, demi mewujudkan keinginan kita untuk jalan-jalan ke Hill Park bersama saudara yang datang dari Jakarta, mama yang saat itu masih sakit dan sedikit pucat pun ikut pergi bertamasya bersama kita. Saat itu mama berkata,”mama udah sembuh.”

Kita pun pergi, berfoto-foto, bermain-main sebentar, dan pulang. Mama kelihatan baik-baik walau wajahnya tetap pucat. Mungkin karena sudah kekurangan banyak darah kemarin. Saat itu hujan lebat, dan AC mobil juga dingin, alhasil mama batuk-batuk dan tidak lama kemudian mama mimisan lagi. Kita semua yang berada di mobil panik dan khawatir. 

Sesampainya dirumah papa membawa mama cek ke dokter. Begitu sampai di rumah sakit, mama disuruh CT scan, sejujurnya CT scan nya sangat payah, jika bergerak sedikit saja maka harus diulang, setelah melakukan CT scan, dokter berkata kalau mama terkena sinusitis. Lalu dia menyuruh papa menandatangi suatu kertas yang kira-kira isinya tentang papa setuju dengan apapun yang akan dilakukan dokter tsb.  Papa yang saat itu masih bingung lalu menandatangi kertas tsb. Jadilah mama dibawa ke ruang dokter dan dipasangi sesuatu di hidungnya. Dokter berkata ia memasang tampon (kapas) untuk menghambat keluarnya darah dari hidung mama. Dan papa mama disuruh balik lagi hari rabu. (saat itu hari jumat).

Kebayang enggak mama harus menahan sakit di hidungnya selama lima hari lagi? L sepulangnya dari rumah sakit, mama mengaku hidungnya sakit dan mamaku yang biasanya sangat tegar pun tak bisa membendung airmatanya lagi. Papa dan kami anak-anaknya terus membujuknya untuk bersabar. Mama pun menangis hingga tertidur. Sejujurnya hati ini sangat miris melihat mama menangis. Saat itu saya mencoba untuk tidak ikut menangis, karena jika saya juga menangis, siapa lagi yang akan membisikkan kata-kata semangat untuk beliau. Seumur hidup saya, saya belum pernah melihat mama menangis. Biasanya sayalah yang menangis dan mama yang menenangkan saya. Tapi saat itu dia menangis  dan saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali memegang tangannya dan berada disisinya. L L L

Keesokan harinya saudara mama meyakinkan mama dan papa untuk cek ke Penang saja, karena disana kedokterannya lebih canggih. Setelah melakukan berbagai pertimbangan, saya yang saat itu sedang berada di gereja (minggu) pun dipanggil pulang oleh papa. Saya terkejut, karena papa tahu saya sedang beribadah di gereja dan jika keadaaan tidaklah sangat penting, papa tidak akan memanggilku pulang. Akhirnya saya pun langsung cepat-cepat pulang ke rumah dengan berbagai macam pikiran yang berkecamuk dikepala saya. Sesampainya dirumah, untungnya tidak terjadi sesuatu, papa berkata bahwa mama akan berobat ke Penang dan saya serta tanteku diminta menemani mama pada hari itu juga. Keadaan dirumah kacau balau saat itu, saya harus packing kilat dan memikirkan apa yang akan terjadi pada mama pun membuat kepalaku berdenyut keras. Tapi tentu saja saya selalu mencoba untuk berpikiran positif. Thanks to God.

Kami pun terbang ke Penang. Tidak perlu berlama-lama menunggu, kami pun pergi ke salah satu rumah sakit disana dan melakukan pertemuan dengan dokter special THT. Ketika bertemu dengan beliau, dia pun langsung mengeluarkan “tampon” yang dimasukkan dokter di Medan kemarin. Surprise surprise, beliau terkejut bukan main ketika melihat yang dia keluarkan bukanlah tampon melainkan sarung tangan karet. Saya, mama dan tante pun terkejut, terlebih ketika beliau berkata, sekarang hidung mama sudah infeksi gara-gara disumbat dengan sarung tangan karet tsb. Sebenarnya awalnya hidung mama cuma infeksi ringan, tapi karena dimasukkan benda keras seperti itu, akhirnya jadi bernanah dan harus dioperasi. Prosesnya pun tergolong cepat, beliau memasang lem atau semacamnya didalam hidung mama dan berkata bahwa besok mama diharapkan datang untuk melakukan operasi. Keesokan harinya ketika di operasi, saya dan tante diminta menunggu diluar, mungkin dokter takut melihat ekspresi kita ketika melihat mama di operasi dan akan menganggu konsentrasinya. Sekitar 20menit sesudahnya, mama berjalan keluar dari ruangan operasi. 

Ekspresinya kelihatan seperti menahan sakit, tapi saya melihat raut wajah mama sudah kelihatan jauh lebih baik dari sebelumnya.Dokter pun memberi resep, selama setengah tahun saya harus menyuntikkan obat ke dalam hidung mama. Kita pun bertanya,”Dok, setelah operasi ini, mama masih bisa mimisan gak ya?” lalu dokternya menjawab,”Tenang saja, tidak perlu khawatir, mama kamu tidak akan mimisan lagi.” Wow percaya diri sekali dokter itu pikir saya. Dan puji Tuhan, God bless him, kata-katanya terbukti benar sampai saat ini, mama tidak pernah lagi mimisan. Dan saya pun yakin bahwa Tuhan takkan pernah memberikan cobaan yang tak bisa dilalui oleh umat-umatNya. Mama pun telah melewati cobaan ini dengan baik :) 

Semua orang harus melewati masa-masa sulitnya terlebih dahulu untuk tahu bahwa kebahagiaan dan kesehatan itu tidak mudah diraih J. Aku bersyukur bahwa aku tak harus kehilangan mama dulu baru bisa merasakan rasa cinta yang teramat besar padanya. Sejujurnya saya sangat takut sekali sejak kejadian mama mimisan tsb, mama yang biasanya sangat tegar kelihatan tak berdaya, mama yang biasanya banyak berbicara menjadi lebih banyak diam. 

Setiap hari saya terus berdoa pada Tuhan untuk memberi kesembuhan padanya, bahwa mama adalah orang yang sangat baik dan Tuhan jangan bawa pergi malaikatku. Orang – orang yang sedang dimabuk asmara mungkin akan berkata,”Aku tak bisa hidup tanpamu.” Kepada pacarnya. Well, no offense but i think it’s nonsense. Jelas bahwa mereka masih akan hidup dengan atau tanpa pacar mereka.  Mereka bahkan sudah hidup sebelum mereka mengenal pacar mereka. Entahlah, kadang orang memang bisa begitu buta jika sudah menyangkut cinta.

In my case, cintaku terhadap kedua orangtuaku itu tidak ada batasnya. I don’t think my life would be the same anymore without their presence in my life. Mantan pacar itu ada. Mantan sahabat juga ada. Tapi mantan ibu atau ayah? Tidak akan pernah ada. Entah seberapa keras pun mereka mendidik kita ,yakinlah bahwa mereka hanya menginginkan yang terbaik untuk kita anak-anaknya. Bagaimana mereka khawatir ketika anak gadis mereka mulai beranjak dewasa dan berpacaran, bagaimana anak mereka mulai tahu cara berpakaian,dll
 
Mama adalah malaikat yang diberikan Tuhan kepadaku. Melihat perjuangan mama selama ini dalam membesarkanku, dari aku bayi hingga dewasa seperti ini saya bukan hanya salut tapi juga ingin seperti beliau jika saya nanti dipercaya Tuhan untuk bisa memiliki anak. Mama lah yang terus menjagaku , mendidikku, dan mengajariku arti kehidupan. Jujur aku merasa aku belum cukup baik sebagai seorang anak. Aku yang bawel, aku yang mau ini itu, aku yang terkadang terkesan cuek,egois dll, tapi disamping semua itu, aku begitu mencintai keluargaku terutama mama sehingga aku sering dan banyak berdoa kepada Tuhan agar selalu memberi kesehatan kepada kedua orangtuaku. 

mama dengan senyum cerianya dan aku beserta buku Please Look After Mom terbitan Gramedia

Mama, jika suatu saat mama membaca tulisanku ini, aku ingin mama tahu, jika nanti mama sudah tak mampu lagi menjaga diri mama, akulah yang akan menjaga mama, menjadi tangan bagimu untuk berpegangan, menjadi kaki bagimu untuk berjalan, dan menjadi mata bagimu untuk melihat. Semua yang telah mama lakukan selama ini untukku, takkan pernah cukup untuk ku balas satu-persatu, but i’ll do my best to protect you,Mom. I don’t care if it takes my whole life to take care of you, I just want to stand besides you and look after you forever. I love you MOM. I always do. 

Monday, November 21, 2011

Segera Terbit 01 Desember 2011 - Lullaby - Rina Suryakusuma


Amore: Lullaby
Pengarang: Rina Suryakusuma 
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 240 halaman
Harga: Rp35.000
Terbit: 1 Desember 2011

Sinopsis:
Audy dan Rosalind memang dua gadis kembar, tapi Audy selalu merasa semua orang terlalu mengistimewakan dirinya dan mengasingkan Rosalind. Audi yakin ini semua karena kelainan jantung yang dideritanya. Bahkan hingga mereka dewasa, dan Audy menemukan pria impiannya, Rosalind tetap harus puas dengan sisa kasih yang terbelah, dan perasaan disisihkan sepanjang hidupnya.

Bersama Mardinanto, lelaki yang teramat mencintainya, Audy mengenal kebahagiaan yang tak pernah terpikir akan bisa dirasakannya. Namun Audy tak ingin Rosalind menderita karena dirinya. Ia ingin Rosalind juga merasakan kebahagiaan seperti dirinya. Dan ketika Audy diharuskan memilih antara pria impiannya atau saudari kembarnya, rahasia kelam yang mengungkung hidup Audy akhirnya terkuak.



can't wait to read the book \m/ Buku-buku Rina Suryakusuma sangat inspiratif, unik, dan penuh warna. Buku - buku yang paling kusukai yaitu : Lukisan Keempat , Postcard From Neverland dan yang terbit 2011 ini ada Jejak Kenangan , bagi yang belum baca, coba deh disentuh dan diselami buku-buku tsb. I bet you will like it :) So, sembari menunggu Lullaby terbit, mari baca buku2 Rina Suryakusuma yang lainnya terlebih dahulu :) 

Sunday, November 20, 2011

#124 Oh.My.Gods - Tera Lynn Childs



Status : read on 17th to 20th November 2011
Title : Oh.My.Gods ( Oh.My.Gods #1)
Author : Tera Lynn Childs
Sinopsis : Oh.MyGods
Edition Language : Indonesian
My rating : 4 of 5 stars
My review :
Phoebe Castro, adalah seorang gadis yang begitu mencintai olahraga lari lintas alam. Dunianya adalah berlari. Dua tahun ia meraih juara pertama lari lintas alam dan beasiswa pun sudah dalam genggamannya. Kehidupannya yang terlihat sempurna pun harus dinodai oleh berita bahwa ibunya akan segera menikah dengan laki-laki yang bahkan tak dikenalnya. And the bad news is she gotta move to Yunani.
Well, tentu saja bukan Phoebe namanya kalau tidak melakukan aksi perlawanan dulu, tapi keputusan ibunya sudah bulat dan suka atau tidak suka, mereka harus pindah. Maka Phoebe dan kedua sahabat karibnya, Cesca dan Nola pun harus berpisah.

Sesampainya Phoebe dan ibunya ke Yunani, mereka (tepatnya hanya Phoebe) harus dikejutkan oleh berita bahwa di Yunani terdapat pulau rahasia tempat berkumpulnya keturunan para dewa-dewi dan Phoebe harus bersekolah di Akademi yang ada disana. Not to mention, kalau di akademi tersebut hanya Phoebe seorang nothos - manusia biasa , sementara yang lainnya adalah keturunan Hades, Zeus, Hera dll. Walau mereka masih bersekolah tapi mereka memiliki kekuatan dan hampir segalanya dapat mereka lakukan, termasuk mengerjai Phoebe, si kako anak baru. ( manusia biasa tapi dalam pengertian yang buruk).

Bukan hanya Stella, saudara tirinya yang membencinya tapi juga Adara, pacar Griffin, laki-laki yang membuat Phoebe bingung akan sikapnya yang terkadang begitu manis dan menyebalkan pada saat yang sama.
Heroine-heroine seperti Phoebe-lah yang saya suka. Mau ditindas kayak apa pun dia tetap bangkit dan melawan. Gak hanya diam dan terima nasib. Sifat Phoebe yang pantang menyerah dalam segala hal dan keberaniannya dalam menghadapi orang-orang yang memusuhinya patut diacungi jempol.

Walau benci tinggal berjauhan dengan sahabat-sahabatnya, tapi hal itu sedikit terobati dengan adanya perlombaan lari lintas alam yang diikuti Phoebe. Phoebe memang pelari tercepat di kotanya,tapi bagaimana bisa Phoebe berlari menyeimbangi kecepatan lari keturunan para dewa dan dewi? :D

Buku ini cukup menghibur. Isinya komplit. Ibarat indomie uda pake telur, sayur dan ayam :D. Bumbu-bumbu cinta , arti persahabatan, hubungan ibu dan anak, semuanya dikemas dalam satu cerita yang indah.
Namun sewaktu membaca terjemahannya, agak terasa sedikit aneh. Mungkin karena bahasanya yang terlalu "gaul"? hehe. Kalau terjemahan yang kurang nendang bisa ditoleransi, namanya juga terjemahan. Masing-masing penerjemah memiliki keunikan tersendiri dalam menerjemahkan kata-kata. Tapi rasanya kurang teliti kalau sampai salah menerjemahkan nama pemeran utamanya :(  Phoebe jadi Pheobe. Tapi nasi sudah jadi bubur, ayam pun sudah jadi KFC fried chicken (eh ngawur), we can do nothing about it except to be more careful for the next project :)

Nice book for sure and highly recommended :)

PS : Buku ini hadiah ulangtahun dari my booklover friend yang sudah kuanggap mama keduaku, because she has that figure and she treat me like her own daughter and vice versa so since then I called her "mamak". Tahun 2010 adalah tahun penuh berkat karena Tuhan membuka jalan bagiku untuk bisa bertemu dan berkenalan baik langsung maupun tidak langsung dengan orang-orang sesama pencinta buku seIndonesia ini. Nah mamak ku ini salah satunya, sejak berkenalan dengan dia dan teman-teman buku di Medan ini (ci San, ci Aline, ci Yun, ci Rina-yang sekarang uda pindah ke Jakarta mengikuti sang suami,Mamak Maggie, mba Dewi n mba Erina), kita mempunyai tradisi untuk bertemu, having lunch or dinner sambil ngomongin soal buku. Walaupun waktu bertemu yang tergolong singkat tapi kita semua cukup akrab satu sama lain dan kalau ketemu itu ngobrolnya seakan enggak ada hari esok.lol  Love my booklovers family.

Friday, November 18, 2011

#123 Never Let Me Go - Jangan Lepaskan Aku


Status : Read on November 2011
Title : Never Let Me Go - Jangan Lepaskan Aku
Author : Kazuo Ishiguro
Sinopsis : Never Let Me Go - Jangan Lepaskan Aku
My review :
Since I read the translated book "Jangan Lepaskan Aku." I'm going to write the review in Bahasa Indonesia.
Hailsham adalah sekolah asrama yang menampung anak-anak jalanan, anak panti , dan anak-anak yang tidak memiliki orangtua bahkan tempat tinggal. Kedengarannya begitu bagus bukan ketika tak ada orang yang mau menampungmu tapi Hailsham bersedia memberi kehidupan baru padamu.

Tapi tempat yang kelihatan bagus belum tentu selalu bagus pada kenyataannya. Begitu juga dengan Hailsham. Disana mereka mendapatkan pendidikan seni, ilmu pengetahuan dan olahraga. Tapi ada beberapa hal yang tak boleh mereka lakukan, seperti merokok, berhubungan seks, atau bertanya terlalu banyak tentang dunia luar. Pertanyaan yang muncul, kenapa mereka tidak boleh melakukannya? Setelah membacanya kalian akan mengerti.

"Kalian sudah diberitahu, tapi tak satu pun kalian benar-benar mengerti, dan aku berani bilang, beberapa senang membiarkannya seperti itu. Tapi aku tidak.Tak satu pun dari kalian akan pergi ke Amerika, tak satu pun dari kalian akan jadi bintang film. Dan takkan ada yang bekerja di supermarket. Hidup kalian sudah ditetapkan. Kalian akan jadi orang dewasa, lalu sebelum kalian menjadi tua, bahkan sebelum separuh baya, kalian akan mulai mendonasikan organ-organ vital kalian."

Mungkin dari kutipan diatas, kalian akan mengerti kenapa mereka dilarang melakukan beberapa hal seperti yang kuungkapkan diatas. Adilkah itu? Mereka bahkan tidak bisa memilih antara mau atau tidak untuk melakukan donasi organ-organ tsb. Apakah mereka terlalu kecil untuk mengambil keputusan? Aku pribadi merasa tidak begitu. Banyak anak kecil yang sudah bersikap dewasa diusia mereka yang masih muda, tapi toh di Hailsham mereka tidak memiliki hak untuk bersuara. Mereka hanya lebih banyak bertanya dalam hati.
Itulah yang dilakukan Kathy, salah satu anak di Hailsham, banyak bertanya, tapi tak berani mengungkapkannya, ia berteman baik dengan Ruth dan Tommy. Ruth yang suka memerintah didalam kelompoknya, Tommy yang selalu meledak-ledak ketika teman-temannya meledeknya. Dan Kathy, Kathy yang sesungguhnya menyukai Tommy tapi tak pernah bisa mengungkapkannya karena Ruth telah berpacaran dengan Tommy.

Ketika mereka sudah cukup dewasa untuk melakukan donasi, mereka pindah ke cottage, suatu ketika ada yang memberitahu Ruth bahwa mereka sepertinya melihat "sumber" atau "kemungkinan" Ruth. Sesudah melihat, rasa ingin percaya itu ada, tapi mereka sudah terlanjur dididik sejak kecil oleh segala kemungkinan itu. Bahwa itu tidaklah mungkin.
"Kita dibentuk dari sampah. Pecandu narkoba, pelacur, pemabuk, gelandangan. Tahanan, mungkin, selama mereka tidak sakit jiwa. Dari situ kita berasal. Kita semua tahu itu, jadi mengapa tidak menghadapinya saja?"
Banyak yang berkata, kebanyakan orang hanya bisa melakukan dua sampai tiga donasi, jika kau berhasil mencapai donasi keempat, para dokter dan perawat akan memujimu dan itu menandakan bahwa kau telah sukses dalam misi hidupmu. Ketika kau melakukan donasi keempat ini, sesungguhnya kau takkan pernah tau apakah itu benar-benar berhasil atau tidak. Karena mungkin kau takkan bisa membuka matamu lagi sesudahnya.

Kematian itu sudah pasti hakikatnya. Tidak diragukan lagi bahwa semua orang akan mati suatu saat nanti. Bisa hari ini, besok atau kapan saja. Hanya Tuhan yang tahu. Hanya Tuhan yang punya kuasa. Orang-orang tidak menunggu kapan ajal menjemput, tapi sebaliknya, mereka hidup, bekerja, berinteraksi, melakukan hal-hal yang mereka sukai, dan mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Tapi melihat mereka, Ruth, Tommy dan anak-anak Hailsham lainnya, mereka tidak punya kesempatan itu, mereka tidak memiliki mimpi-mimpi itu.

Sejak awal tujuan hidup mereka hanya satu, hidup sehat untuk menjadi pendonor yang baik. Miris. Tapi itulah yang mereka lakukan. Walau mengetahui bahwa hidup mereka adalah menjadi pendonor bagi orang lain, tapi mereka tidak takut, tidak lantas menyerah. Sebaliknya mereka berusaha menjadi pendonor yang baik.

Hidup ini tidak lepas dari kata cinta. Tapi cinta Tommy dan Kathy harus berakhir ketika Tommy memilih jalan lain
"Aku terus memikirkan tentang sungai ini, airnya mengalir sangat deras. Dan dua orang di dalam air, berusaha saling berpegangan, berpegangan seerat mungkin, tapi pada akhirnya mereka kewalahan, Arus terlalu kuat. Mereka terpaksa saling melepaskan, berpisah. Kupikir begitulah dengan kita. Sayang sekali,Kath, karena seumur hidup kita saling mencintai. Tapi pada akhirnya, kita tidak bisa terus bersama."

Buku yang sangat menyentuh. Membuka pandangan kita terhadap dunia yang kita sangka indah, tapi tak selamanya indah. Membuat kita banyak bertanya tapi hanya dengan mengalaminya kita baru bisa mendapatkan jawabannya. Recommended! :)

Never Let Me Go - Kazuo Ishiguro



By only reading the synopsis, I feel like this book is a must-to-read book. While I ordered the book from online shop on facebook, I found the fact that this book was made into a movie with the same title "Never Let Me Go." Whoa. so cool wasn't it? So, I decided to watch the movie first in order to get more clear vision about the characters and the situation happened there. It was so awesome and very sad at the same time.

Before I write the book review in the new post, here are some pictures and videos from Never Let Me Go movie.
It was produced in 2010 Never Let Me Go - IMDB

Synopsis :
As children, Ruth, Kathy and Tommy, spend their childhood at a seemingly idyllic English boarding school. As they grow into young adults, they find that they have to come to terms with the strength of the love they feel for each other, while preparing themselves for the haunting reality that awaits them. Written by Fox Searchlight Pictures

In case you haven't watched it, here is the movie trailer,


The stars are :  Keira KnightleyCarey Mulligan and Andrew Garfield


Little Ruth and Little Kathy

Ruth , Kathy and Tommy



Everyone has their own dreams, what they want to do, what they want to be in the future, but kids from Hailsham, they don't dream. They were not taught to dream , they just be there, live and healthy for one reason, to be a donor. 



Monday, November 14, 2011

#122 Once Upon A Love




Status   : Read on November 14th 2011
Title      : Once Upon a Love
Author  : Aditia Yudis
Sinopsis : Once Upon a Love
My review :
1poin buat kovernya yang cantik.
1,5 buat endingnya.
Sebelum saya membaca suatu buku, it is a must buat cari tau pendapat teman-teman di Goodreads. Bahkan sebenarnya, ketika saya tertarik ingin membeli suatu buku tapi belum tahu apa pun mengenai isinya, saya cenderung mengecek pendapat-pendapat teman di GR terlebih dahulu. This book is exception karena saya duluan beli baru ketika tadi mau baca, baru saya cek di GR :D

Well, baru hanya beberapa orang yang baca, mungkin karena buku ini tergolong baru. Too bad yang baca semua rata-rata memberi hanya 1 bintang. Saya langsung bertanya kepada diri saya sendiri,"Apakah nanti setelah selesai membaca buku ini saya akan memberi bintang yang sama?" It depends on how the writer tells the story. Saya sendiri bukanlah orang yang pelit memberikan bintang :D

Kover yang bagus pasti mendapat maksimal dua bintang,tergantung seberapa bagus dan unik kover tsb, kertas yang dipakai juga merupakan bahan pertimbangan untuk suatu bintang. Kalo untuk GagasMedia, buku terbitan penulis lokal yang paling saya sukai, soalnya kertasnya yang berwarna putih+kuning (entah apa namanya) , tapi kalo terbitan penulis luar (terjemahan) , kertasnya fragile banget keknya. Jadi kudu ekstra penyanyang ma bukunya. Bintang lainnya yang menjadi penentu utama adalah apakah isi ceritanya menarik. Jika menarik pun, apakah ceritanya dari awal hingga akhir menarik? Kalau iya, dan dibarengi dengan kover+hal yang bagus, itu sudah otomatis mendapat lima bintang dari saya. (gak tau dengan para pembaca lainnya).

Disisi lain, kalau kover+hal sesuai selera saya, tapi cerita diawal membosankan tapi dipertengahan hingga akhir bagus, saya cenderung memberi nilai4. Si karakter-karakter tokoh juga menjadi penentu, entah dia menyebalkan, atau menyenangkan dsb.

Kembali ke Once Upon a Love, pertama baca judulnya lumayan tertarik. Soalnya seumur-umur seringnya cuma dengar, Once Upon a Time hahaha. Klasik banget ya :p
Saya langsung berasumsi ini novel pasti tentang cinta-cintaan. Ya ayuk deh dibaca walau agak males kalau entar ceritanya seputar cinta, cinta dan cinta mulu >.<

Ternyata dugaan saya benar. Jadi ceritanya si A (wanita) mencintai si C (pria). Tapi si C tidak memiliki perasaan yang sama, hati C sudah memiliki B (wanita), namun B sudah memiliki pacar. Tapi itu tak lantas membuat C nyerah begitu saja, dia tetap maju pantang mundur mengejar B (seandainya dia seniat itu kalo di medan perang hmpfh). Ceritanya sebenarnya dari awal hingga akhir hanya seputar itu. Si C yang sedari dulu hidup berkecukupan (bahkan berlebihan) harus menerima kenyataan bahwa mamanya telah meninggal, dan papanya jatuh sakit akibat hal tsb, hingga membuat perusahaan papanya jatuh bangkrut. Sebenarnya C pernah ditawari beasiswa pada saat ia masih berkecukupan, namun sayang ia lebih memilih untuk kuliah bidang astronomi yang membawanya pada kegagalan.

Roda kehidupan itu akan selalu berputar. Begitu juga dengan kehidupan C. Dia jatuh miskin, tapi toh A tetap mencintainya. Sayang, hati C seakan tak pernah bisa menerima A. B dan C telah berpisah, karena sesuatu hal yang seharusnya tidak pernah terjadi.

Well, Manusia boleh merencanakan, tapi Tuhan jugalah yang menentukan semuanya.
Menurut saya, C terlalu mudah menyerah pada nasib dan arus yang membawanya. Jadi seakan ga ada perlawanan untuk kembali mengubah nasib.

Kesempatan itu datang kembali. B dan C pun bertemu.
Tahukah kita kalah cinta itu tak bisa dipaksakan? 
Tahukah kita jika cinta itu berarti rela berkorban, dalam artian rela, tulus dan ikhlas melihat orang yang kita cintai hidup bahagia dengan orang lain yang jelas-jelas bukan diri kita? 

Itu yang belum dimengerti A dan C.

Sebenarnya love isn't complicated, manusianya lah yang membuat semuanya menjadi begitu rumit.

My favorite words here :
"Jika memang tak bisa mencintainya, jangan memberi harapan. Itu menyakitkan."
jangan menggantungkan perasaan seseorang, apalagi memberi harapan kosong. Jika suka bilang suka, jika tidak bilang tidak, sakit memang. tapi akan lebih sakit jikalagi  kita membohongi perasaan mereka dengan berkata kita menyukai mereka dan pada akhirnya mereka tahu yang sebenarnya.

Btw, love the ending most :D
read it to find what I mean :)

#121 The Naked Traveler



Status : read on November 13th.
Title : The Naked Traveler
Author : Trinity
Sinopsis : The Naked Traveler
My rating : 5 of 5 stars
My Review :
One question? Kemana aja saya selama ini sampe belum baca The Naked Traveler? Rasanya pengen jedotin jidat ke tembok. Kebanyakan buat tugas sihhhh *ngeles* But yeah, better late than never kan ya *ngeles lagi* Buku ini pertama terbit tahun 2007. Berarti uda 4tahun yang lalu. GOSH. Pas itu saya masih SMA kelas2. Sekarang sudah kuliah tingkat ketiga. Dan yang paling menakjubkan lagi adalah buku ini sudah delapan belas kali dicetak!!! Four thumbs up dahh! Salut sesalut-salutnya!

Isinya sangat informatif dan bermanfaat sekali khususnya buat yang suka jalan-jalan keliling dunia. Kalo saya mah keluarga negeri kayak kena kutukan nenek sihir buat gak bisa pergi ke yang jauh2. Perginya selalu yang dekat-dekat, apa lagi kalau bukan Malaysia. -.-" Pity me. Pernah waktu smp ikut guru2 sekolah one-week-tour ke Malaysia-Genting-Thailand (lupa kemana lagi.but that's all, yang paling sering ya Malaysia :D)

Buat yang belum pernah keluar negeri pun buku ini juga sangat bermanfaat buat dijadiin pedoman dan panutan jika nanti ingin keluar negeri. Kalo saya sih lagi pengen banget ini ke Korea ( Jeju Island ) , Jepang, Roma, Yerusalem, Italia. Banyak ya bok! Hmpfh
Tapi yang terutama, kalo dikasi rejeki gede-gedean ma Tuhan, saya ingin menapakkan kaki di Korea :)

Jeju Island
Pernah nonton drama korea judulnya "Spring Waltz" gak? Nah, mereka pernah syuting di tempat ini, it's so beautiful!! Sejak saat itu saya pengen banget bisa kesana. Denger-denger dari teman yang udah duluan ke Korea (ugh sirik :p) , kalo ke Korea lewat tour, bakal dibawa juga jalan ke Jeju Island. ASYIK!
Bukan hanya Spring Waltz aja loh drama yang mengambil syuting di jeju island, ada juga My Name Is Kim Sam Soon, Boys Over Flowers, Goong, dll. Siapa yang gak mau coba syuting ditempat sebagus itu? ^^

Back to the book, jadi beli buku ini tepatnya tanggal atau bulan berapa saya lupa, tapi masih di tahun 2011. Saya penasaran dengan isinya, tapi karena satu dan lain hal, akhirnya buku ini kelelep ma buku-buku yang lain. Barulah ketika mba Trinity,sang penulis diundang ke New Ceriwis buat bagi-bagi cerita mengenai kehidupannya sebagai backpacker yang sudah keliling dunia, dan bahkan dipelosok-pelosok terpencil pun pernah didatanginya, saya menjadi lebih tertarik lagi untuk membacanya.

Begitu buka halaman pertama dan mulai membaca, Sweet Heaven, I can't stop!! Mungkin karena Trinity dengan gaya bahasanya yang apa adanya dan segala sesuatu yang ia ceritakan sungguh berguna buat para pembaca, saya jadi enjoy banget bacanya. Banyak informasi-informasi yang sama sekali baru buat saya dan berulang kali saya terkekeh-kekeh membaca beberapa part yang saya rasa sangat apik sekali ditulis oleh Trinity. Well, It doesn't always have to base on EYD. hehe.

Sama pendapat ma Trinity kalo cowok yang paling cakep itu cowok Italia. *ngences kalo bayanginnya*
dan oh iyah, saya juga sirik banget sama bagian yang Trinity dikasih tiket gratis keluar negeri dari teman online si Mr.X. OMG dua kali pula. *sirik gak ketulungan*

Satu yang saya sesalin. Nyesel kenapa gak saya beli ya dua buku lanjutannya waktu itu. Alasannya jelas : waktu itu lagi bokek abis beli buku-buku yang lain juga. Saya termasuk orang yang bisa lupa budget kalo uda persoalan beli buku. -.-" sebelum beli semua rasanya ingin dibeli, begitu bayar, agak sedih duit sekian-kian menghilang, tapi begitu melihat ulang buku-buku yang terbeli, rasa "agak sedih" itu kontan menghilang.lol It's my guilty pleasure :)

Melihat Trinity, teringat tanteku yang hobinya juga adalah keliling dunia. Kalo urusan visa sih piece of cake banget kali ya buat beliau. (well,skrg uda pensiun jalan2nya karena kondisi tubuh yang sudah menua). Dulu jaman-jaman beliau masih fit, saya masih belum tau yang namanya rasa "sirik" itu mwahaha malah senang nengo beliau kerjanya jalan-jalan ke LN mulu. (lumayanlah dapet oleh2 melulu :p )
Masih teringat beliau pernah foto-foto dengan orang Afrika Selatan yang gak pake baju apalagi  BH alias bra. Buset dah! Untung para tourist gak disuru ikutan copotin tu baju n bra lol.
Wish I can go somewhere further than Malaysia ya bok! Someday I'll shout out loud,"KOREA I"M COMING" :D *bless me*

Last but not least, kata-kata Trinity di new ceriwis kemarin yang saya ingat adalah dia sudah pernah mengunjungi 40an negara (lupa tepatnya berapa, blame to my pentium1 brain) , tapi negara yang paling membuatnya terpesona adalah Indonesia.

Semoga Indonesia bisa lebih maju lagi dalam bidang pariwisata. Love you Indonesia! :*
Oyah, this is the author of The Naked Traveler, Trinity.



Aside, the first book, yang ada di gambar paling atas, dibawah ini ada buku kelanjutan The Naked Traveler.
Buku kedua dan ketiga Trinity :
Sinopsis
sinopsis
You can find Trinity on her blog here : http://naked-traveler.com/
and it will guide you through her facebook and twitter.

OceMei~

Saturday, November 12, 2011

#120 OMAIGAT Gantengnya Ketua OSIS Gue





status : read on November 11th to 12th 2011
Title : OMAIGAT! Gantengnya Ketua OSIS Gue
Author : Ribka Adelina
My Review :
Baru beli buku ini dua hari yang lalu. Setelah mengetahui bahwa buku ini ditulis oleh teman sekolah saya jaman smp dulu, and we're still talking til now via twitter, I'm super excited!!^-^ Ketika saya bahkan belum berbuat apa-apa untuk mewujudkan mimpi saya, teman saya sudah menjadi seseorang :) 
Don't you dare to let this to be the first and the last ya beib, spread your wings!! go fly higher and higher :* :*

Anyway, sempat mikir cerita ini tentang komedi, tapi ternyata ceritanya seputar kehidupan pribadi Aga. Aga yang baru masuk SMA, Aga yang ketika kecil sudah harus kehilangan mamanya akibat kepolosannya, Aga yang selalu curhat dengan tetangganya Alfri tentang apapun setiap malam, dan Aga yang masih labil.lol (ya iyalah wong masih ABG :p) 
Ketika kita selesai membaca suatu buku, pasti ada sesuatu yang kita dapat dari bacaan tsb. For me, this book teaches me about togetherness.

This book is worth to read, and won't take a day to finish it since it's a light reading and the page is only about 130something. Go buy it :)

Find her here : 
Twitter : @ribkadel
Facebook : Ribka Adelina Purba

Friday, November 11, 2011

#119 1000 Musim Mengejar Bintang




status : read on November 8th to 11th 2011
Title : 1000 Musim Mengejar Bintang
Author : Charon
My Review :

Fase Pertama :
1000 Musim Mengejar Bintang. Bintang kah nama pemeran wanitanya? Bukan. Namanya Laura. Laura yang hanya murid biasa disekolahnya, gak populer, gak dikenal dan gak pintar. Laura hidup berdua dengan mamanya, Segala isi hati Laura pun ia curahkan ke mamanya, karena hanya beliau lah satu-satunya orang yang Laura miliki di dunia ini. Laura yang pendiam hanya menjalankan aktivitas sehari-harinya disekolah dan memasak untuk mamanya dirumah. Hidupnya yang selalu monoton akhirnya berubaha ketika dia bertemu dengan Niko. Peristiwa kecil yang membuat Laura memiliki tujuan hidup. Hanya satu, yaitu bisa berkenalan dengan Niko.

Laura yang hanya seorang gadis kampung menjadi minder ketika mengetahui Niko sudah memiliki pacar yang cantik bernama Erika dan mereka sudah saling mengenal sejak kecil. Namun itu tidak lantas membuat Laura berkecil hati. Walau Laura tidak mempunyai keberanian untuk menyapa Niko, tapi dia bertekad untuk bisa  sekelas dengan Niko, Laura yang hanya "pelajar dengan otak pas-pasan" pun belajar gila-gilaan untuk bisa masuk jurusan IPA dan berharap bisa satu kelas dengan pujaan hatinya. Dia berhasil! Jurusan IPA pun diraihnya, tapi tidak dengan harapan untuk bisa sekelas dengan Niko.

Maka ia harus menanti setahun lagi, sekali lagi dia belajar mati-matian demi mewujudkan harapannya. Kali ini, Tuhan mendengar doanya. Walau sudah sekelas dengan Niko,Laura sama sekali tidak berani untuk memulai percakapan dengannya. Ketika Niko sudah mengenalnya dan bahkan berbagi rahasia yang tak pernah ia katakan sebelumnya kepada siapapun bahkan kepada Erika sekalipun. Niko memiliki mimpi yang berbeda dengan orangtuanya. Haruskah dia menuruti perintah orangtuanya untuk menjadi orang dokter atau sanggupkah dia mengejar cita-cita dan mimpinya sendiri?

Erika yang cemburu melihat kedekatan Laura dan Niko pun berupaya memisahkan mereka dengan segala cara busuknya. And it succeed. Jealousy is much worse than a poison.
Niko memutuskan pertemanannya dengan Laura.
Setelah kelulusan, mama Laura mendapatkan pekerjaan dikota lain, dan mereka pun pindah kota.
Sebelum meninggalkan kota yang memberikan begitu banyak arti padanya, Laura pun berusaha untuk mewujudkan mimpi seseorang.

Fase Kedua
Laura dan Niko menjalani kehidupan mereka masing-masing. Dengan pantang menyerah, manis pahitnya kehidupan pun mereka cicipi. Cercaan dan sindiran-sindiran pun mereka terima dengan lapang dada. Justru itu membuat mereka menjadi lebih berhasrat untuk membuktikan bahwa mereka mampu melakukannya.

Fase Ketiga 
Hard work bring its own rewards. Baik Laura maupun Niko telah berhasil mewujudkan cita-cita mereka. Semua bisa mereka raih, tapi hanya satu yang masih belum mendapatkan jawaban. "Hati mereka."
Ketika mengetahui bahwa Laura yang mewujudkan mimpinya, Niko tidak bisa barang sedetik pun melupakan kenangan akan dirinya. Laura yang walaupun telah sakit hati karena ucapan Niko pun tak bisa melupakannya.


Fase Keempat
Laura bertemu keluarga yang selama ia kira tak pernah ada. Niko kembali ke Indonesia dengan harapan akan bertemu lagi dengan Laura.

Fase Kelima
Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Tapi manusia bisa membuat semuanya menjadi sempurna ketika mereka saling mencintai dengan hati yang tulus.

Favorite words :
"Berhentilah mengejar mimpi ayahmu. Kejarlah mimpimu sendiri."
Di buku ini, kita akan belajar untuk mengejar mimpi kita sendiri. Orangtua kita mungkin sudah mempunyai keinginan untuk menjadikan kita sebagai dokter, Pegawai negeri, tentara,dll, tapi yang harus kita ingat adalah, semua itu adalah mimpi mereka. bukan mimpi kita. Mereka ingin kita menjadi dokter, tapi keinginan kita adalah untuk menjadi seorang presenter. Yang harus kita lakukan adalah menyakinkan mereka betapa kita berhasrat untuk mewujudkan mimpi kita dan kita butuh dukungan mereka. 


"Kenapa sebegitu mudahnya kau memaafkanku?"
"Karena kau keluargaku. Keluarga saling memaafkan. Tanpa syarat."
Aku percaya bahwa keluarga adalah mereka-mereka yang masih akan (dan akan selalu) menerimamu bahkan ketika dunia menolakmu. Temanmu membencimu? Pacarmu memutuskan hubungan denganmu? No worries. Your family will stand up for you. Percecokan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari, kita manusia yang memiliki ego yang tinggi, tapi walaupun dengan adanya adu-mulut tsb, keluarga akan selalu ada. bahkan ketika kita tidak memintanya. Mereka akan selalu ada. 


I recommend this book to all Indonesian readers. All is written perfectly and it's like a whole package that you can read and won't feel regret about it.

Besides the way the author teaches you how to fight for your love and your family,what I get from this book is
to pursue your dreams. Coz you only have a chance once in a lifetime, take it and you might be happy/sad with your decision. It's a risk actually, but if it's about your dreams, i think it's worth to fight. If you failed, well, at least you've tried. It's better than do nothing. 

Wednesday, November 9, 2011



Status : Currently reading
Title : 1000 Musim Mengejar Bintang
Author : Charon
Primary Language : 
Indonesian
Comment 
On page 165 of 368
Finally I find a time to read again, but I still have many assignments to do and it's all need to be submitted in this week. Stress attacks, but I got to thank God because my hardworks show a good result^^

Back to the book, 1000 Musim Mengejar Bintang is an Indonesian book. At first, I thought it's quite silly y know, to love someone who doesn't even know you are exist. I keep reading it, tho, and y will learn that you don't need to be in a relationship with someone you love. It's just a status,anyway.

It doesn't matter if he/she is in a relationship with someone else. As long as they are happy with their decisions, we will feel happy as well. That's called "true love"

Tuesday, November 8, 2011

#118 Kening





Status : read on November 6th to  8th 2011
Title : Kening
Author : Rakhmawati Fitri (Fitrop)
My Review :
Dikala stress sedang melanda akibat tugas kuliah yang nggak kunjung usai, "Kening" sukses membuatku terkekeh-kekeh, tersenyum-senyum, tergila-gila pada isi cerita yang ditulis Fitrop. Part yang paling kusukai jelas tentang kehidupan pribadi Fitrop. Bukannya  saya ingin tahu seperti apa kehidupan pribadinya, tapi yang sangat saya sukai adalah gaya penulisannya yang konyol, apa adanya, dan smart. Jangan sepele loh nengo Fitrop, mungkin di tv dia kelihatan santai banget, konyol, dll, tapi actually she's a very smart woman. 

Buku Kening ditulis seputar pengalaman pribadinya. I enjoyed reading it, angguk-angguk disetiap kesempatan, terutama soal Agra,Agra,dan Agra... 
I agreed with her soal jika mantan pacar atau gebetanmu or even just your friend uda punya ce/co, yasudahlah. Jangan mau jadi perusak hubungan oranglain. Masih banyak "ikan" dilaut :pp buat apa ganggu-ganggu hubungan orang lain. What did you get from that? Karma. 

Salut nengo perjuangan Fitrop, mulai dari yang masih temenan sama Agra, jalan ma Agra, putus sama Agra, sampe usaha mendapatkan kembali hati Agra. I love her efforts. She is just one for a few girls who are brave enough not only to dream, but to make it happen. 

"Hard work bring its own rewards"

Semua yang ditulis Fitrop dalam buku ini, kalau kata mba Syahrini, "sesuatu".
Bukan hanya covernya yang unik dan bagus, tapi juga contentnya yang punya nilai moral yang bisa dipelajari pembaca.

"A dream will only stay as a dream if you don't do something about it."

Salah satu kata-kata yang kusukai dari Agra, entah itu masih berlaku sekarang atau tidak.
"Bumw. Aku sayang padamu. Walaupun perutmu tak se-sexy perutku. Walaupun betismu tak semungil betisku. Tapi dirimu sungguh menawan. Selama kamu nyaman, pake apapun kamu tetap cantik." (page66-67)

isi sms dari Agra ini bukan hanya buat Fitrop yang tersenyum haru dan bangga, tapi sebagai pembaca, I like him a lot!! Agra tidak berusaha membuat Fitrop menjadi orang lain, entah itu lebih fashionable, lebih kurus, atau apapun itu , melainkan Agra memberitahunya bahwa dia nyaman dengan Fitrop yang menjadi dirinya sendiri. 

This book is recommended for sure :)

Foto Fitrop ketika di wawancarai perihal launching bukunya. ( foto dicomot dari kapanlagi.com)



saat -saat wawancara. (foto diambil dari detikcom)


ps : nyari buku ini susahnya minta ampuunnn :D walau uda nyari kedua/tiga toko buku dikotaku pun sama skali ga nemu ni buku. Akhirnya dibeliin teman sebagai hadiah ulangtahun :)

Sunday, November 6, 2011

LIFE IS UNPREDICTABLE

Setelah membaca dua buku true story mengenai cancer survivor, saya menjadi lebih aware lagi terhadap penyakit satu ini, CANCER. 

Hairless by Ranti Hannah


Kamu Sekuat Aku by Ashni Sastrosubroto

review : Hairless & Kamu Sekuat Aku

Kanker, karena dirimu, ribuan bahkan jutaan orang harus menderita
mendengar dirimu hidup diantara mereka, tumbuh dan berkembang
Mereka bersedih, menangis, tapi tak pernah ada yang bahagia,
kau biarkan dirimu menggerogoti tubuh mereka tanpa ampun,
tau kah kau kalau mereka hanyalah manusia biasa?

Karena mu, banyak keluarga yang harus kehilangan sanak saudaranya,
Karena mu, banyak mimpi-mimpi yang terkubur,
dan karena mu, banyak orang yang berhenti berharap.

Tapi tidak dengan gadis remaja ini, Ochie nama panggilannya. Tahukah kau, walaupun kau sudah merusak tubuhnya tapi kau takkan pernah bisa merusak hati dan jiwanya? It belongs to God.

Cerita tentang Ochie bisa dibaca disini : "Remember Me This Way" (Ochie Manik)
Ochie adalah gadis remaja kelahiran 1997. Beda 7tahun dgn saya, tapi semangatnya sangat luar biasa dan setiap kata-kata yang saya baca dari blog tantenya mengenai Ochie membuat saya begitu salut pada kegigihannya. Dia tak pernah mengeluh. Walau sakit, dia tetap tersenyum dan malah sempat menyemangati temannya yang juga mengidap kanker. 

"Kata dokter, bone marrowku rusak, tapi kata Tuhan tidak." 
(twitter Ochie)

Ochie adalah pribadi yang ceria, walau mengidap penyakit kanker leukemia, dikemoterapi hingga rambutnya botak, tapi Ochie tetap semangat menjalani hidupnya. Walau makanannya ga ada rasa sama sekali, Ochie terus melahapnya seakan itu adalah makanan favoritnya. Tapi mana ada makanan rumah sakit yang enak :( 
Maka dari itu, tidak seperti kebanyakan penderita kanker, Ochie tetap cantik dengan pipi chubbynya.

"Hidup ini untuk disyukuri, bukan untuk diratapi."

saya berterimakasih kepada junior dikampus saya yg mau sharing cerita tentang Ochie. Walau Ochie udah meninggal, tapi saya masih bisa merasakan spiritnya yang dituang dalam blog tantenya. Seorang gadis belia yang begitu beriman pada Tuhan, yang gak pernah marah atau ngejudge Tuhan atas penderitaan yang ia alami.
"Terkadang, saya bertanya kepada diri saya sendiri, mampukah saya? sanggupkah saya?"
Lalu saya kembali berpikir bahwa,"Tuhan takkan pernah memberi kita cobaan diluar batas kemampuan kita."
Dan benar saja, yang semula saya rasa takkan mampu saya lewati, akhirnya bisa saya lewati dengan baik.

Karena Tuhan baik, Karena Tuhan sayang kita, Karena Tuhan punya caranya tersendiri dalam memberikan berkatnya kepada kita.


Malam ini, saya belajar banyak dari Ochie. Stop complaining -lah yang terutama. Kita harus berhenti mengeluh dan mulai belajar untuk bersyukur, even for the smallest thing. Karena engga semua orang punya kesempatan dan keberuntungan seperti yang kita miliki.

Selamat tinggal Ochie, walaupun saya tidak mengenalmu, tapi cerita yang kau bawa selama didunia ini akan selalu menginspirasi kita disini. Selamat menempuh hidup baru yang indah denganNya. Sayonara.